Wajib Paham Tentang Menstruasi, Ternyata Begini Loh!


Kunyit

Pertama… menstruasi itu apa sih? Menstruasi adalah proses luruhnya lapisan dinding rahim (endometrium) karena tidak terjadinya pembuahan sel telur oleh sperma. Setiap bulannya, ovarium melepas sebuah sel telur. Proses ini disebut ovulasi. Pada saat yang sama, tubuh mempersiapkan proses kehamilan, salah satunya dengan menebalkan dinding rahim untuk nantinya tempat tinggal janin. Jika sel telur tidak dibuahi, runtuhlah sebagian dari dinding rahim yang kemudian keluar dari vagina sebagai darah menstruasi. Sekilas sepertinya seram, tapi proses ini alami dan nggak perlu kamu takuti, kok.

Pada umumnya, siklus menstruasi berlangsung selama 28 hari. Tetapi, perempuan bisa saja memiliki siklus menstruasi yang berbeda, yaitu sekitar 21-35 hari. Siklus menstruasi sendiri terdiri dari beberapa tahap. Seperti apa sih tahap-tahapnya? Ini dia nih penjelasannya:

  • Tahap pertama menstruasi terjadi selama 3-7 hari. Tubuh mengeluarkan sekitar 30-40 ml darah, sel-sel dinding rahim, dan lendir. Saat ini terjadi, otot-otot kamu di sekitar rahim berkontraksi. Proses kontraksi ini terkadang menyebabkan muncul rasa nyeri atau keram pada bagian perut, panggul, dan punggung.
  • Tahap kedua adalah pra ovulasi. Pada fase ini ovarium memproduksi 5-20 buah follicle alias ‘rumah’ bagi calon telur yang belum matang. Dari seluruh follicle yang ada, biasanya hanya satu yang benar-benar menjadi sel telur. Sisanya akan mati. Kemudian dinding rahim akan menebal untuk mempersiapkan tubuh menghadapi kehamilan.
  • Berikutnya adalah tahap ovulasi. Pada fase ini, sel telur keluar dari follicle dan dilepaskan ke permukaan ovarium. Tubuh akan mengeluarkan hormon progesteron dan estrogen untuk mempertahankan ketebalan dinding rahim sambil menunggu sel telur dibuahi. 
  • Jika telur tidak dibuahi, level progesteron akan turun dan sel telur akan mati. Lapisan dinding rahim pun runtuh. Inilah yang disebut dengan menstruasi. Demikian siklus tersebut berulang terus hingga seseorang mencapai menopause.

Berencana Squad, jika siklus menstruasi tidak teratur, kamu nggak perlu cemas. Ada banyak faktor yang bisa memengaruhi siklus menstruasi, misalnya pola makan, aktivitas, dan tingkat stres. Akan tetapi, jika ingin lebih yakin, tidak ada salahnya mengunjungi dokter, ya.

KOMENTAR


idp2019 , 2019-07-01 16:57:36.556525

wah, sangat bermanfaat sekali infonya. Terima kasih berani berencana :)

Reply


RELATED ARTICLE

#TakeCTRL with Berani Berencana




Berani Berencana


Sebuah program edukasi anak muda untuk #TakeCTRL masa depan
dan lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. Cari tahu lebih lanjut
dan konsultasikan masalah kesehatan reproduksimu sekarang melalui
media di bawah ini: