Penis Kamu Bau? Waduh, Cari Tahu Solusinya Demi Kesehatan Reproduksi, Kuy!






Berencana Squad, penis yang bau bisa bikin rasa percaya diri kamu jadi anjlok parah. Mau beraktivitas, rasanya gelisah dan nggak nyaman, karena khawatir orang lain juga bisa mencium bau penis yang semerbak menembus pakaian dalam dan celana yang sedang dipakai. Duh… Risih banget, pastinya. Kira-kira apa aja sih yang bisa bikin penis jadi bau? Gimana cara menjaga kesehatan reproduksi biar penis tetap sehat dan segar? Lanjut baca, ya!

  • Smegma

Kalau kotoran pada penis menumpuk dan nggak dibersihkan, kotoran ini bisa berubah menjadi smegma. Smegma adalah sisa-sisa kulit mati, lemak, dan protein yang bercampur dengan bakteri dan menyebabkan bau (Fahmy, 2017). Asalkan smegma belum mengeras, smegma bisa dibersihkan dengan mudah, tinggal menggunakan air bersih saja. Khusus yang penisnya nggak disunat, bersihkan juga bagian bawah dari kulit kulup, ya. Soalnya smegma sering nangkring di bawah kulit kulup.

  • Balanitis

Balanitis adalah salah satu gangguan kesehatan reproduksi yang paling sering terjadi pada penis. Khususnya, ketika penis nggak disunat. Akumulasi jamur dan mikroorganisme lainnya di bawah kulit kulup bisa menyebabkan pembengkakan yang diikuti dengan rasa gatal-gatal dan nyeri. Terkadang, balanitis juga bisa disertai dengan bau nggak sedap. Balanitis bisa diatasi dengan obat-obatan, namun cara yang lebih praktis untuk mencegahnya adalah dengan selalu menjaga kebersihan penis (Morris & Krieger, 2017).

  • Infeksi Menular Seksual

Infeksi menular seksual seperti chlamydia, trichomoniasis, dan gonorrhoea alias kencing nanah bisa menyebabkan penis jadi bau (NHS.uk; CDC.gov). “Eh, tapi aku pake udah pake kondom, kok! Masa sih kena infeksi menular seksual?” Kalau kamu hanya pakai kondom untuk seks vaginal aja, tetapi kamu juga melakukan seks oral dan anal tanpa kondom, percuma aja. Agar efektif untuk mencegah infeksi menular seksual, kondom harus dipakai secara tepat dan konsisten setiap kali berhubungan seks. Selain itu, kondom juga harus diganti setiap kamu dan doi udah kelar dengan satu jenis tindakan seksual. Misalnya, kalau habis seks oral mau seks vaginal, nggak bisa pakai kondom yang sama, harus buka kemasan yang baru lagi. Kalau sudah terlanjur kena infeksi menular seksual, segera berobat ke dokter, ya.

  • Infeksi Jamur

Nggak cuma vagina yang bisa terkena infeksi jamur, penis juga bisa. Penyebabnya macam-macam, bisa karena kamu sendiri kurang menjaga kebersihan atau karena kamu baru berhubungan seks dengan pasangan yang vaginanya terinfeksi jamur (NHS.uk). Untuk mengatasinya, segera kunjungi dokter agar kamu bisa diberikan obat anti jamur.

  • Infeksi Saluran Kemih

Selain akibat infeksi menular seksual, infeksi saluran kemih juga bisa bikin penis jadi bau dan buang air kecil terasa sakit. Menurut Harvard Health, gangguan kesehatan reproduksi yang satu ini bisa terjadi karena bakteri masuk ke saluran kencing alias uretra. Infeksi saluran kemih biasanya diatasi dengan menggunakan antibiotik. Jadi, kamu wajib mengunjungi dokter untuk diperiksa dan diberi resep terlebih dahulu.

Berencana Squad, itulah 5 kemungkinan masalah kesehatan reproduksi yang bisa bikin penis kamu jadi bau. Untuk mencegahnya, selalu jaga kebersihan dan pakai kondom setiap kali ‘ena-ena’, ya! Selain itu, kalau kamu masih punya pertanyaan soal cara merawat kesehatan penis, kamu juga boleh menghubungi Berani Berencana melalui:

- WhatsApp Chat: WhatsApp Berani Berencana

- Line Chat: Line Berani Berencana

- Webchat: available di situs Berani Berencana

Segala informasi yang kamu sampaikan akan dijaga kerahasiaannya. Yuk, konsultasi ke Berani Berencana!

KOMENTAR



RELATED ARTICLE