Pendidikan Seks Sejak Dini: Perlukah Berhubungan Seks Buat Ngebuktiin Cinta?






Berencana Squad, jatuh cinta di masa remaja itu pengalaman yang indah banget. Dengan keberadaan doi, kamu bisa mengeksplor masa mudamu dan berjuang bareng mengejar cita-cita. Akan tetapi, cinta bukan berarti harus jadi ‘bucin’, ya! Kamu nggak perlu memaksakan diri untuk melakukan hal-hal yang ada di luar kenyamananmu, termasuk tindakan-tindakan seksual yang kamu belum siap. Perdalam dulu pengetahuanmu dengan pendidikan seks sejak dini, agar bila suatu hari nanti memang tiba saatnya, kamu dan pasanganmu akan punya kehidupan seksual yang aman, nyaman, dan membahagiakan.

Berikut beberapa alasan mengapa kamu nggak perlu berhubungan seks buat membuktikan cinta:

  • Tiap orang berhak punya prinsip, nilai, dan batas-batas pribadi

Doi mungkin nggak mempermasalahkan aktivitas seksual di masa remaja, tapi kamu boleh kok, punya prinsip yang berbeda. It’s okay to wait! Menunda hubungan seks hingga menikah di usia yang lebih dewasa bukan berarti kamu kurang pergaulan ataupun ketinggalan zaman. Setiap orang berhak memegang prinsip, nilai, dan batas-batas pribadi yang berbeda, termasuk kamu. Kalau doi beneran cinta sama kamu, doi akan bersedia menghargai batasan-batasanmu. Bila doi memaksa kamu berhubungan seks, itu adalah ‘date rape’ alias seks tanpa persetujuan di antara dua orang yang sedang berpacaran (Williams, Porter & Smith, 2016), suatu tindakan pemerkosaan yang bisa dilaporkan ke kantor polisi. Mendingan putus, deh, daripada bertahan sama orang yang kayak gitu.

  • Seks di usia remaja biasanya lebih berisiko

Karena pembahasan soal seks yang amat tabu di Indonesia, sebagian besar remaja nggak pernah mendapatkan pendidikan seks sejak dini. Pengetahuan soal cara membersihkan dan merawat alat kelamin, seks yang lebih aman, kontrasepsi, serta strategi-strategi pencegahan infeksi menular seksual (IMS) masih terbatas. Jadi, demi menghindari kehamilan yang tidak direncanakan dan ancaman IMS, memang lebih baik menunda dulu hingga kamu sudah memiliki pengetahuan yang lebih memadai dan lebih siap dari segi usia, fisik, serta psikologis.

Baca juga: Maraknya Aborsi di Indonesia, Dampak dari Minimnya Pendidikan Seks Sejak Dini

  • Ada banyak cara lain untuk mengekspresikan rasa cinta dan kasih sayang

Pada akhirnya, rasa cinta dapat ditunjukkan dengan banyak cara, baik itu melalui ucapan maupun tindakan. Nggak harus ribet, kok, tindakan sederhana juga bisa. Misalnya, kamu bisa sharing konten-konten lucu dari internet, belajar bareng, olahraga berdua, membelikan kado kecil, atau memasakkan makanan kesukaan doi. Hal yang terpenting adalah ketulusanmu.

Berencana Squad, itulah beberapa alasan mengapa kamu nggak perlu berhubungan seks buat ngebuktiin cintamu terhadap doi. Selagi kamu masih menunggu waktu yang lebih tepat, yuk, perdalam pengetahuanmu dengan konten-konten edukatif pendidikan seks sejak dini di Berani Berencana! Selain itu, kalau kamu masih punya pertanyaan lainnya, kamu boleh menghubungi Berani Berencana melalui:

- WhatsApp Chat: WhatsApp Berani Berencana

- Line Chat: Line Berani Berencana

- Webchat: available di situs Berani Berencana

Segala informasi yang kamu sampaikan akan dijaga kerahasiaannya. Yuk, konsultasi ke Berani Berencana!

KOMENTAR



RELATED ARTICLE