Menstruasi Nggak Teratur, Bahaya Nggak Ya?


Kunyit

Lagi asyik beraktivitas, ehh tiba-tiba ‘bocor’, padahal kamu yakin betul bahwa dalam minggu ini seharusnya kamu tidak menstruasi. Giliran ditunggu di tanggalnya, malah nggak datang-datang. Berencana Squad, apakah kamu familiar dengan situasi ini? Menstruasi yang nggak teratur memang terkadang bisa bikin nggak nyaman. Tapi sebenarnya ini sesuatu yang berbahaya atau tidak, ya? Yuk, kita bahas!

Baca juga: Wajib Paham Tentang Menstruasi, Ternyata Begini Loh!

Baca juga: Solusi Praktis ‘Menaklukkan’ Menstruasi 

Seperti apa sih siklus menstruasi yang normal?

Siklus menstruasi yang normal biasanya berlangsung selama 28 hari (Kalat, 2009). Akan tetapi, pada kenyataannya siklus tersebut bisa saja sedikit lebih panjang atau sedikit lebih singkat daripada 28 hari.

Faktor-faktor apa saja yang bisa memengaruhi siklus menstruasi?

• Pubertas

Pubertas bisa memengaruhi siklus menstruasi, khususnya pada tahun pertama dan kedua menstruasi (NHS.uk, 2018), karena banyaknya perubahan hormon yang terjadi di masa ini. Ini sangat wajar karena tubuh kamu masih beradaptasi dengan matangnya organ-organ seksual.

Baca juga: Ternyata Begini Loh Masa Pubertas!

• Kontrasepsi hormonal

Alat kontrasepsi hormonal, seperti pil KB, suntik KB, Implan dan IUD hormonal bekerja dengan memanipulasi hormon dalam tubuh. Alhasil, ketika kamu menggunakan alat kontrasepsi hormonal, siklus menstruasi dapat terpengaruh. Hal ini merupakan sesuatu yang normal dan tidak perlu kamu cemaskan. 

Baca juga: Kenapa Sih Pil KB Harus Diminum Setiap Hari?

• Pola aktivitas

Aktivitas-aktivitas serta olahraga berat bisa menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur (NHS.uk, 2018). Bukan berarti bahwa kamu sebaiknya tidak olahraga, hanya saja sebaiknya porsi olahraga yang dilakukan tidak berlebihan, baik dari segi frekuensi maupun intensitasnya (Web.MD, 2019).

Baca juga: Tetap Bebas Beraktivitas dengan IUD, Bisa Banget!

• Pola makan

Berat badan yang berlebih dapat mengganggu keseimbangan hormon dan kadar insulin dalam tubuh, sehingga mengganggu siklus menstruasi (Santos-Longhurst, 2018, Medical News Today). Sebaliknya, berat badan yang terlalu rendah atau penurunan berat badan secara ekstrem dan tiba-tiba juga bisa menyebabkan menstruasi yang tidak teratur (Santos-Longhurts, 2018, Healthline.com). 

Baca juga: Obesitas Mengurangi Kesuburan, Bener Nggak Ya?

• Kondisi medis

Beberapa jenis kondisi medis, seperti polycystic ovary syndrome (PCOS), masalah pada kelenjar thyroid, endometriosis, kanker serviks, dan kanker endometrium dapat menyebabkan menstruasi yang tidak normal (Santos-Longhurst, 2018, Medical News Today; NHS.uk, 2018). Demikian juga dengan konsumsi obat-obatan yang mungkin memengaruhi keseimbangan hormon. Jika kamu mencurigai adalah faktor medis yang membuat siklus menstruasi kamu berantakan, konsultasikan pada dokter, sebab bisa jadi ada masalah kesehatan yang cukup serius. Dengan demikian, dokter dapat segera memberikan penanganan yang dibutuhkan.

• Kondisi psikologis

Stres atau tekanan mental yang berlebihan bisa memberikan dampak terhadap bagian di dalam otak yang meregulasi hormon-hormon penyebab menstruasi (Santos-Longhurst, 2018, Medical News Today). Oleh karena itu, upayakan agar kamu senantiasa rileks. Jika kamu sedang melewati masa-masa yang penuh stres, tidak ada salahnya bercerita pada teman dan keluarga, atau curhat dengan psikolog.

Kapan harus berkonsultasi dengan dokter mengenai menstruasi?

Kamu sebaiknya berkonsultasi ke dokter mengenai menstruasi dalam kondisi-kondisi sebagai berikut (NHS.uk, 2018):

• Siklus menstruasi lebih cepat daripada 21 hari sekali

• Siklus menstruasi lebih lambat daripada 35 hari sekali

• Lamanya menstruasi lebih dari 7 hari

• Sering menstruasi tiba-tiba secara random

• Jarang sekali menstruasi

• Menstruasi terlalu deras, membutuhkan lebih dari satu pembalut / tampon setiap 1-2 jam

• Mengalami kesulitan dalam perencanaan untuk mempunyai anak

• Merasakan keram dan / atau sakit yang berlebihan saat menstruasi

Baca juga: Pil KB Bisa Atasi Dysmenorrhea, Ini Alasannya! 

Berencana Squad, itulah tadi beberapa faktor yang dapat menyebabkan siklus menstruasi yang tidak teratur. Sebagian di antaranya, seperti pubertas dan efek samping kontrasepsi hormonal, merupakan sesuatu yang normal yang tidak perlu kamu cemaskan, Namun jika kamu mencurigai penyebab yang lebih serius seperti kondisi medis atau gangguan psikologis tertentu, nggak ada salahnya mengunjungi dokter. Selain itu, kamu juga bisa curhat ke Berani Berencana melalui channel-channel berikut: 

- WhatsApp Chat: https://wa.me/6281113104512

- Line Chat: line://ti/p/@hxe5510a

- Webchat: available di situs Berani Berencana

Segala hal yang kamu sampaikan dijamin kerahasiaannya. Curhat ke Berani Berencana, yuk! ????

 

 

 

KOMENTAR


idp2019 , 2019-07-01 16:57:36.556525

wah, sangat bermanfaat sekali infonya. Terima kasih berani berencana :)

Reply


RELATED ARTICLE

#TakeCTRL with Berani Berencana




Berani Berencana


Sebuah program edukasi anak muda untuk #TakeCTRL masa depan
dan lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. Cari tahu lebih lanjut
dan konsultasikan masalah kesehatan reproduksimu sekarang melalui
media di bawah ini: