Mens Lebih Deras karena Efek Samping Kontrasepsi IUD Tembaga, Bahaya Gak Sih?






Berencana Squad, bagi kamu yang flow menstruasinya biasanya nggak terlalu deras, mungkin rasanya kaget ketika pembalut tiba-tiba penuh. Apalagi, kalau ini terjadi setelah kamu baru berkontrasepsi. Salah satu efek samping kontrasepsi IUD tembaga alias KB spiral memang seperti ini. Kira-kira, ini bahaya nggak, ya?

Baca juga: Psst! Ini Rahasia KB Tanpa Takut Gendut dengan IUD Tembaga

IUD tembaga adalah kontrasepsi berbentuk seperti huruf T yang terbuat dari kombinasi plastik dan tembaga (Dweck & Westen, 2017). Biasanya, IUD dipasang di dalam rahim oleh dokter atau bidan. Alat kontrasepsi yang satu ini mencegah kehamilan dengan mengeluarkan ion-ion tembaga yang aman bagi tubuh, namun bersifat toksik bagi sperma. Bayangkan raket pembasmi nyamuk yang kalau si nyamuk kena besi raketnya, nyamuknya langsung mati. Nah, IUD tembaga lebih ampuh lagi. Meskipun sperma hanya lewat di dekatnya aja, spermanya langsung K.O., deh! Boleh dibilang, IUD itu kecil-kecil cabe rawit, biarpun mungil, keampuhannya luar biasa. Jadi, nggak heran kalau banyak yang memilih pake IUD tembaga.

Sekali pasang, IUD tembaga bisa melindungi penggunanya hingga 10 tahun, tergantung dari jenis yang dipakai. Itupun, boleh dilepas kembali oleh dokter atau bidan kalau kamu udah pengen memulai program hamil sebelum masa perlindungannya berakhir. Nah, pertanyaannya, kalau saat baru pake IUD tembaga, tiba-tiba menstruasi jadi lebih deras akibat efek samping kontrasepsi, bahaya nggak sih?

Menurut penelitian, perubahan pola menstruasi merupakan efek samping yang normal ketika perempuan menggunakan alat kontrasepsi modern dan hal ini nggak mengganggu kesehatan (Rademacher, Sergison, et al., 2018). Jadi, relax aja. Tubuhmu hanya menyesuaikan dengan pendatang baru, bukan terluka di dalam atau gimana-gimana. Jangan kebanyakan nonton film horor, atuh. Chill!

Kalau yang kamu khawatirkan adalah soal kenyamanan, ini juga bukan masalah. Penelitian yang berbeda menemukan bahwa dari sebanyak 918 pengguna IUD tembaga, baik mereka yang menstruasinya deres banget maupun yang ringan-ringan aja tetap memilih untuk ngelanjutin pemakaian IUD setelah setahun (Hobby, Zhao & Peipert, 2018). Artinya, sebagian besar orang tetap merasa nyaman memakai IUD tembaga, meskipun menstruasinya jadi lebih deras. Kalau enggak, pasti udah pada berhenti, dong?

Baca juga: Jenis-jenis Infeksi Menular Seksual yang Dapat Menular Melalui Ciuman, Apa Aja, Ya?

Berencana Squad, itulah sekilas pembahasan soal menstruasi yang lebih deras karena efek samping kontrasepsi IUD tembaga. Jadi, nggak perlu takut dan langsung berpikir yang engga-engga, ya. Selain itu, kalau kamu masih punya pertanyaan, kamu juga boleh menghubungi Berani Berencana melalui:

- WhatsApp Chat: Whatsapp Berani Berencana
- Line Chat: Line Berani Berencana
- Webchat: available di situs Berani Berencana

Segala informasi yang kamu sampaikan akan dijaga kerahasiaannya. Yuk, konsultasi ke Berani Berencana!

KOMENTAR



RELATED ARTICLE