Jangan Asal Nge-bucin, Begini Kunci Hubungan Seks yang Aman






"Baby, kamu cantik banget deh hari ini, bikin mata seger... Sini dong, I want you…"
"Sayang, aku lagi nggak mood, nih... Hehe... Hari ini kita ngobrol-ngobrol aja, ya."
"Ayo laaah, kamu nggak kasian sama aku? Katanya cinta sama aku... I love you, Baby..."

Berencana Squad, hayo ngaku, siapa di antara kalian yang kalau digombalin langsung luluh? Sebenarnya nggak pengen "nganu", sih, tapi doi mulutnya manis bangeett, jadi, yaudah deh… Apapun kemauan doi, kapanpun doi minta jatah, akhirnya kamu turuti. Namanya juga cinta, right? Duh.. Skip dulu! Cinta aja nggak cukup buat asal celup! Kamu butuh 3 hal penting ini demi hubungan seks yang aman!

  • Consent alias persetujuan
    'Skidipapap' alias hubungan seks yang aman harus selalu dengan consent, yaitu persetujuan yang diberikan secara sukarela dan antusias (Witton, 2017). Nggak ada keterpaksaan, ketakutan, rasa bersalah, atau kasihan. Baik itu antara pacar maupun suami-istri, tetap butuh consent yang jelas dan spesifik. Hanya karena dia mau pegangan tangan, belum tentu mau dipeluk, dicium, atau 'ena-ena'. Selalu tanya dulu. Tanpa consent, tindakanmu adalah pemerkosaan. Nggak boleh curang juga ya, consent harus diberikan secara sadar. Kalau orangnya lagi nggak fokus, ngantuk, mabuk atau fly karena dikasih macam-macam, consent-nya nggak sah! 

  • Kontrasepsi
    Kalau kamu dan doi udah saling memberikan consent buat 'ena-ena' tapi nggak mau punya anak, maka kamu butuh kontrasepsi. Nggak hanya buat mencegah kehamilan, kontrasepsi juga dibutuhkan demi hubungan seks yang aman dari infeksi menular seksual (IMS). Menurut WHO (2020), satu-satunya jenis kontrasepsi yang ampuh mencegah IMS seperti HIV adalah kondom. Jadi, selalu gunakan kondom dengan tepat dan konsisten setiap kali celup-celupan, ya.

  • Pelumas
    Hubungan seks yang aman juga butuh pelumas! Eh, kenapa? Ibaratnya mobil di tengah macetnya Jakarta, kalau kegesek, body-nya bakal lecet, kan? Nah, biar lebih licin, enak, dan aman, perlu pelumas. Jadi, vagina dan penis nggak bakal babak belur meskipun kamu dan doi 'main' sampai jungkir balik. Sebelum beli pelumas, perhatikan dulu bahan dasarnya, ya. Pelumas yang cocok dengan kondom lateks adalah pelumas berbahan dasar air (Dweck & Westen, 2017). Pelumas berbahan dasar minyak bisa merusak kondom.

Baca juga: Kesetaraan Berkontrasepsi, Seperti Apa, Sih?

Berencana Squad, itulah 3 hal yang kamu butuhkan sebelum ewita sama doi. Jadi, bilang cinta aja nggak cukup demi hubungan seks yang aman, jangan belaga gila! Harus ada tindakan yang nyata. WKWKWK~ Selain itu, kalau kamu masih punya pertanyaan, kamu juga boleh menghubungi Berani Berencana melalui:

- WhatsApp Chat: Whatsapp Berani Berencana
- Line Chat: Line Berani Berencana
- Webchat: available di situs Berani Berencana

Segala informasi yang kamu sampaikan akan dijaga kerahasiaannya. Yuk, konsultasi ke Berani Berencana!

KOMENTAR



RELATED ARTICLE