Hati-hati! Ini 3 Tanda-tanda bahwa Doi Memanipulasi Kamu


Kunyit

Berencana Squad, manipulasi dalam hubungan seringkali melibatkan permainan emosi dan berbagai trik psikologis. Dampak negatifnya tidak bisa disepelekan, seperti berkurangnya rasa percaya diri, kebebasan pribadi, dukungan sosial, serta kekhawatiran bahwa pasangan akan melakukan kekerasan fisik (Murphy & Smith, 2010). Agar kamu tidak terjebak dalam hubungan seperti ini, berikut 3 tanda-tanda bahwa pacarmu memanipulasi kamu.

Baca juga: Pacaran Sehat, Relationship Goal Buat Kamu dan Doi

• Doi posesif dan mengasingkan kamu dari lingkungan sosialmu
“Mana password HP dan sosmed kamu? Aku harus selalu tahu kalau kamu berinteraksi sama siapapun, kapanpun, di manapun.”
“Kok ketemu keluarga dan temen melulu sih? Waktu kamu harusnya buat aku.”
Baik karena posesif, cemburu, ataupun ketergantungan, hati-hati apabila doi menjauhkan kamu dari keluarga dan sahabat-sahabatmu. Terkadang doi mungkin tidak secara langsung melarangmu, namun membuat kamu merasa bersalah setelah kamu melakukannya. Isolasi sosial seperti ini merupakan upaya untuk mengontrol pasangan dalam hubungan, wujud dari kekerasan emosional (Karakurt & Silver, 2013). Saat kamu tidak punya siapa-siapa, kamu bergantung pada doi, dan terpaksa menuruti kemauannya. Ini manipulasi yang banyak dilakukan pelaku KDRT.
 
• Doi cenderung merendahkanmu dalam perkataan dan sikap
“Kok kamu pakai baju kayak gitu sih? Kayak bukan perempuan baik-baik. Aku malu.”
”Kamu kok goblok sih, Sayang! Gini aja nggak ngerti!”
Jika pasangan mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang merendahkan, baik yang ditujukan terhadap penampilan, inteligensi, kepribadian, ataupun gender, ini perlu diwaspadai (Murphy & Smith, 2010). Apalagi jika kemudian doi berlagak seperti tidak pernah mengatakannya atau seakan-akan kamu salah memahami maksudnya, sehingga pada akhirnya kamu mulai meragukan dirimu sendiri.

• Doi memanfaatkan rasa takut dan rasa bersalahmu untuk mendapatkan keinginannya
“Kok nolak sih? Nggak sayang sama aku? Aku punya foto kamu loh. Kalau kamu macam-macam, aku sebar.”
 “Aku bakal bunuh diri kalau kamu minta putus.”
Jika hubunganmu sehat, seharusnya tidak boleh ada pemaksaan atau ancaman, apalagi hukuman, seperti menghentikan dukungan material, menangguhkan seks dan kasih sayang, serta kekerasan fisik maupun verbal. Merusak barang-barang juga termasuk kekerasan emosional dan kekerasan fisik simbolis (Karakurt & Silver, 2013).

Baca juga: Pacar Kayak Gini, Mending Putusin Aja

Berencana Squad, itulah tadi tanda-tanda bahwa doi memanipulasi kamu. Jika kamu menemukannya, akhiri hubunganmu yang sudah tidak sehat. Kalau kamu masih bingung, atau merasa berat untuk putus, kamu boleh berkonsultasi ke Berani Berencana melalui:
- WhatsApp Chat: https://wa.me/6281113104512
- Line Chat: line://ti/p/@hxe5510a
- Webchat: available di situs Berani Berencana
Semua yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya. Yuk, konsultasi ke Berani Berencana!

KOMENTAR


idp2019 , 2019-07-01 16:57:36.556525

wah, sangat bermanfaat sekali infonya. Terima kasih berani berencana :)

Reply


RELATED ARTICLE

#TakeCTRL with Berani Berencana




Berani Berencana


Sebuah program edukasi anak muda untuk #TakeCTRL masa depan
dan lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. Cari tahu lebih lanjut
dan konsultasikan masalah kesehatan reproduksimu sekarang melalui
media di bawah ini: