Empat Situasi Dimana Kamu Butuh Kontrasepsi Darurat


Kunyit

Berencana Squad, sebaik-baiknya kamu membuat rencana, situasi yang tidak terprediksi tetap saja bisa terjadi. Inilah asalan kenapa selalu harus ada plan B setelah plan A. Perencanaan yang baik nggak semata-mata dibuat dengan asumsi bahwa segalanya berjalan lancar, tetapi juga memperhitungkan kondisi ketika hal-hal nggak terjadi sesuai ekspektasimu. Kali ini Berani Berencana akan mengajak kamu untuk mendiskusikan empat skenario di mana kamu butuh kontrasepsi darurat. 

Apa itu kontrasepsi darurat?

Kontrasepsi darurat atau yang biasa disebut dengan kondar/morning after pill adalah kontrasepsi yang dikonsumsi oleh perempuan pada saat kondisi darurat yaitu setelah berhubungan seksual tanpa perlindungan kontrasepsi atau ketika lupa menggunanakan kontrasepsi. Kontrasepsi darurat dapat diminum maksimal 120 jam atau lima hari setelah berhubungan seksual. Semakin cepat diminum, semakin efektif perlindungannya. Fungsinya adalah untuk mencegah kehamilan. Cara kerjanya yaitu dengan menunda terjadinya ovulasi.

Kapan perlu memakai kontrasepsi darurat?

1. Setelah berhubungan seksual tanpa menggunakan kontrasepsi 

Ini merupakan situasi paling jelas di mana kamu membutuhkan kontrasepsi darurat. Idealnya, kamu selalu menggunakan alat kontrasepsi ketika sedang berhubungan seksual. Namun, jika terlanjur terjadi, misalnya ketika lupa minum pil KB atau lupa memakai kondom, kamu bisa menggunakan kondar.

2. Ketika ada tanda-tanda bahwa kondom bocor/robek atau sudah expired

Kondom pada umumnya terbuat dari bahan-bahan yang kuat dan elastis sehingga kemungkinan bocor atau robeknya kondom sangat rendah. Meskipun begitu, tetap terdapat kemungkinan bahwa hal ini bisa terjadi. Kalau kamu merasa bahwa kondom yang sedang digunakan sepertinya robek, segeralah mengonsumsi kondar. 

3. Jika setelah berhubungan seksual, kamu menyadari bahwa kamu menggunakan kondom dengan cara yang salah

Stephanie Sanders dari The Kinsey Institute for Research in Sex, Gender, and Reproduction, Indiana University memimpin sebuah penelitian untuk membandingkan 50 hasil studi dari 14 negara mengenai kesalahan yang terjadi ketika menggunakan kondom. Beberapa kesalahan umum yang ditemukan antara lain: terlambat menggunakan kondom, terlalu cepat melepas kondom, tidak menyisakan ruang untuk menampung sperma di ujung kondom, dan tidak mengganti kondom dengan yang baru saat salah pasang meski kondom sudah terkontaminasi dengan cairan praejakulasi. Jika setelah berhubungan seks, kamu menyadari bahwa kamu telah menggunakan kontrasepsi dengan cara yang salah, sebaiknya kamu mengonsumsi kontrasepsi darurat. 

4. Kontrasepsi darurat membantu korban kekerasan seksual

Tubuh kita adalah milik kita sendiri. Nggak ada orang yang berhak memaksakan kehendak untuk berhubungan seksual dengan kita tanpa seizin kita, apalagi memaksa untuk membesarkan seorang anak tanpa persetujuan diri kita. Maka, jika situasi buruk ini menimpa salah satu teman, kerabat, atau bahkan diri kita, kita berhak untuk mendapatkan bantuan. Salah satu opsi yang bisa ditawarkan penyuluh kekerasan seksual, selain memberikan dukungan psikologis dan bantuan legal, adalah memberi korban kekerasan seksual pilihan untuk menggunakan kontrasepsi darurat. Sebagaimana dilansir dalam situs resmi American Civil Liberties Union, 10 negara bagian di Amerika Serikat bahkan sudah mewajibkan emergency care facilities untuk menawarkan kontrasepsi darurat bagi korban pemerkosaan.

Namun perlu diingat, kontrasepsi darurat bukan merupakan alat aborsi, dan tidak akan mempengaruhi janin apabila sudah terjadi pembuahan. Setiap perempuan berhak untuk mengakses kontrasepsi darurat. Oleh karena itu, jika kamu mengalami salah satu dari keempat situasi di atas, kondar bisa menjadi plan B untuk kamu. Berencana Squad, semoga kamu menjadi lebih paham mengenai fungsi dan manfaat dari kontrasepsi darurat ya! Jangan sungkan untuk menghubungi @BeraniBerencana jika kamu memiliki pertanyaan terkait kondar.

 

 

KOMENTAR


idp2019 , 2019-07-01 16:57:36.556525

wah, sangat bermanfaat sekali infonya. Terima kasih berani berencana :)

Reply


RELATED ARTICLE

#TakeCTRL with Berani Berencana




Berani Berencana


Sebuah program edukasi anak muda untuk #TakeCTRL masa depan
dan lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. Cari tahu lebih lanjut
dan konsultasikan masalah kesehatan reproduksimu sekarang melalui
media di bawah ini: