Efek Samping Kontrasepsi: Keseringan Pake Kondom, Ada Dampaknya Gak Sih Buat Miss V?






Berencana Squad, kondom seringkali jadi kontrasepsi andalan anak muda karena mudah dipakai dan efektif dalam mencegah kehamilan. Selain itu, kondom juga bisa mengurangi risiko penyebaran infeksi menular seksual (IMS) seperti chlamydia, gonorrhoea, syphilis, hepatitis B, dan HIV. Pertanyaannya, bila digunakan secara rutin, kira-kira ada nggak sih efek samping kontrasepsi kondom terhadap vagina?

Baca juga: Hindari 5 Kesalahan Pemakaian Kondom Ini Jika Kamu Ingin Mencegah Kehamilan

Kondom merupakan alat kontrasepsi yang terbuat dari bahan lateks. Cara kerjanya dalam mencegah kehamilan sangat sederhana, yaitu dengan menampung sperma agar nggak masuk ke dalam vagina, berenang ke dalam rahim, dan membuahi sel telur di tuba falopi. Agar efektif, kondom harus dipakai secara konsisten setiap kali berhubungan seks.

Karena nggak mengandung hormon sama sekali, kondom nggak memiliki efek samping kontrasepsi apapun. Kondom justru bisa membawa banyak manfaat positif bagi vagina. Apa aja sih? Berikut beberapa di antaranya.

  • Melindungi vagina dari ancaman infeksi virus dan bakteri jahat

Penggunaan kondom sangat disarankan untuk menjaga keseimbangan ekosistem vagina. Penelitian menemukan bahwa perempuan yang menggunakan kondom bersama pasangannya ketika berhubungan seks memiliki jumlah bakteri baik Lactobacillus crispatus yang lebih banyak dalam vagina, sehingga bisa mengurangi risiko terkena bacterial vaginosis (BV) dan infeksi human immunodeficiency virus (HIV) (Ma, Lv, Su, et al., 2013). Alhasil, vagina pun jadi lebih sehat.

  • Mengurangi kemungkinan vagina lecet atau luka ketika berhubungan intim

Kondom seringkali mengandung pelumas. Nah, pelumas ini sangat bermanfaat, khususnya bila vagina cenderung kering. Kenapa? Selain bisa mencegah robeknya kondom (Fletcher, 2018, Medical News Today), pelumas di dalam kondom juga mengurangi kemungkinan terjadinya luka akibat gesekan yang kuat antara penis dan vagina saat sedang ‘ena-ena’ (International Planned Parenthood Federation, 2019).

  • Mengencangkan vagina

Tiap jenis kondom memang berbeda, namun ada banyak sekali kondom dengan kandungan ramuan yang baik bagi vagina. Salah satunya adalah kondom dengan ramuan manjakani. Penelitian menemukan bahwa penggunaan ramuan manjakani dalam hubungan seksual bisa mengencangkan vagina, meningkatkan kemungkinan orgasme, dan menambah kepuasan seksual bagi perempuan (Lorzadeh, Sepavand, et al., 2016).

  • Mencegah reaksi alergi terhadap sperma

Meski tergolong langka, ada perempuan yang alergi terhadap kandungan protein dalam sperma pasangannya. Menurut International Society for Sexual Medicine, beberapa gejala alergi sperma antara lain munculnya ruam-ruam merah, bengkak, nyeri, gatal, dan sensasi seperti terbakar di area vagina sekitar 10-30 menit pasca kontak dengan sperma. Gejala-gejala ini bisa bertahan beberapa jam hingga beberapa hari. Kabar baiknya, reaksi alergi terhadap sperma nggak akan terjadi bila hubungan seks dilakukan dengan memakai kondom.

Baca juga: 5 Tips Menyimpan Kondom Agar Tetap Baik Kualitasnya

Jadi, Berencana Squad, nggak perlu takut untuk menggunakan kondom secara rutin, yah! Justru dengan memakai kondom setiap kali berhubungan seks, kamu telah selangkah lebih maju dalam menjaga kesehatan reproduksi dan masa depanmu. Selain itu, kalau kamu masih bingung atau punya pertanyaan lebih lanjut mengenai efek samping kontrasepsi, kamu boleh menghubungi Berani Berencana melalui:

- WhatsApp Chat: WhatsApp Berani Berencana

- Line Chat: Line Berani Berencana

- Webchat: available di situs Berani Berencana

Segala informasi yang kamu sampaikan akan dijaga kerahasiaannya. Yuk, konsultasi ke Berani Berencana!

KOMENTAR


msramdan, 21 Oct 2021 - 22:02

Artikel Bermanfaat

Reply


RELATED ARTICLE