Berdarah Saat Berhubungan Seks, Sebenarnya Normal Nggak Sih?


Kunyit

Berencana Squad, kamu mungkin sering mendengar bahwa ketika perempuan berhubungan seks untuk yang pertama kalinya, ia akan mengeluarkan darah karena robeknya selaput dara. Kira-kira ini benar tidak ya? Lalu apabila sebelumnya sudah pernah berhubungan seks tapi masih berdarah juga, apakah normal? Agar kamu tidak bingung, yuk kita cek pembahasannya!

Apakah semua perempuan akan berdarah saat berhubungan seks untuk pertama kalinya?

Tidak selalu. Sebanyak 40-50% perempuan tidak berdarah saat pertama kali berhubungan seks (Amy dalam Jarral, 2015). Struktur selaput dara berbeda-beda. Pada umumnya, selaput dara memiliki lubang bukaan seperti donat, sebab tanpa lubang, darah menstruasi tidak akan bisa keluar setiap bulannya (Castleman, 2011, psychologytoday.com). Namun ukuran, bentuk, tekstur dan elastisitasnya bervariasi, sehingga wajar saja apabila ada yang berdarah dan ada yang tidak berdarah saat terjadi penetrasi.

Baca juga: Mengejutkan! 4 Mitos dan Fakta yang Kamu Belum Tau tentang Selaput Dara 

Lalu, faktor apa saja yang bisa menyebabkan munculnya darah dalam hubungan seks?

Selain karena selaput dara, ada beberapa kemungkinan mengapa muncul darah ketika berhubungan seks, antara lain (Huizen, 2018, Medical News Today; Johnson, 2019, web.md):

• Adanya luka karena kurangnya pemanasan. 

Kurangnya pemanasan alias foreplay bisa menyebabkan luka. Pemanasan sebelum penetrasi bertujuan untuk merangsang pasangan terlebih dahulu sehingga tubuh mengeluarkan cairan pelumas alami yang akan mengurangi gesekan antara penis dan vagina. Nah, jika pasangan belum terangsang, maka kemungkinan vagina pun masih kering, belum siap untuk menerima masuknya penis. 

Baca juga: Remaja Perlu Tau! Cairan Pra-Ejakulasi itu Apa Sih?

• Adanya luka karena kondisi medis yang menyebabkan keringnya vagina.

Selain karena kurang foreplay, vagina bisa kering karena alasan medis tertentu, misalnya efek samping mengonsumsi obat-obatan atau efek hormon pascamelahirkan. Meskipun begitu, tidak perlu khawatir, karena masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan pelumas / lubrikan buatan, atau dengan menggunakan kondom yang sudah dilengkapi dengan lubrikan. 

Baca juga: Fitur-fitur Kondom yang Bikin Penasaran, Apa Aja Sih?

• Seks dilakukan dalam kondisi yang kurang ideal

Seks sebaiknya dilakukan atas dasar sama-sama mau (konsensual) dan dalam keadaan rileks. Memiliki consent dari pasangan adalah sesuatu yang penting dalam hubungan yang sehat. Memaksakan seks dalam keadaan tegang, lelah, stres, atau takut juga bisa mengurangi cairan pelumas alami dari organ reproduksi dan menyebabkan luka. Masalah yang sama pun bisa muncul apabila seks dilakukan dengan cara yang salah atau gerakan yang terlalu kasar. 

Baca juga: Pacaran Sehat, Relationship Goal Buat Kamu dan Doi

• Baru selesai menstruasi

Meskipun sudah selesai menstruasi, terkadang masih ada sedikit sisa-sisa penebalan dinding rahim yang baru luruh saat terjadi hubungan seks. Ini merupakan sesuatu yang normal, alami, dan tidak perlu kamu cemaskan. 

Baca juga: Wajib Paham Tentang Menstruasi, Ternyata Begini Loh!

• Adanya Infeksi Menular Seksual (IMS)

Jika kamu mencurigai adanya IMS karena penis / vagina terasa gatal atau perih serta mengeluarkan darah atau cairan yang sepertinya tidak normal, segera periksakan ke klinik, sebab bisa saja kamu dan / atau pasangan kamu terkena IMS. Ingat bahwa sebagian besar IMS dapat ditangani asal dideteksi secara dini.

Baca juga: Cari Tahu Cara Cek Infeksi Menular Seksual (IMS), Gimana Sih?

Berencana Squad, itulah tadi alasan mengapa bisa muncul darah saat berhubungan seks.  Jika kamu masih penasaran atau ingin curhat terkait topik ini, boleh lho, menghubungi Berani Berencana! Privasi kamu terjamin, kok. ????

- WhatsApp Chat: https://wa.me/6281113104512

- Line Chat: http://line.me/ti/p/~@beraniberencana

- Webchat: available di situs Berani Berencana

 

KOMENTAR


idp2019 , 2019-07-01 16:57:36.556525

wah, sangat bermanfaat sekali infonya. Terima kasih berani berencana :)

Reply


RELATED ARTICLE

#TakeCTRL with Berani Berencana




Berani Berencana


Sebuah program edukasi anak muda untuk #TakeCTRL masa depan
dan lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. Cari tahu lebih lanjut
dan konsultasikan masalah kesehatan reproduksimu sekarang melalui
media di bawah ini: