5 Kesalahan yang Bisa Terjadi Saat Masturbasi


Kunyit

Berencana Squad, meskipun dianggap tabu, masturbasi merupakan aktivitas seksual yang dilakukan banyak orang. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa 73,8% remaja laki-laki dan 48,1% remaja perempuan pernah masturbasi (Robbins, Schick, et al., 2011). Akan tetapi, tahukah kamu? Ternyata ada beberapa kesalahan umum yang bisa terjadi saat seseorang melakukan masturbasi yang dapat berakibat buruk. Berikut beberapa di antaranya.

• Masturbasi hingga kecanduan
Ketika kamu ketagihan masturbasi, kamu akan sulit mengendalikan diri. Akibatnya, hal ini bisa berdampak buruk terhadap produktivitas sehari-harimu. Waktu yang seharusnya bisa kamu gunakan untuk belajar pun malah terbuang sia-sia. Selain itu, kecanduan masturbasi juga bisa menyebabkan konflik dalam hubunganmu.

• Masturbasi dengan tangan kotor dan kuku panjang
Berencana Squad, nggak cuma virus corona yang bisa menyerangmu jika kamu lupa mencuci tangan, namun juga infeksi bakteri dan jamur di organ reproduksi. Cuci tangan dengan sabun itu wajib. Selain itu, upayakan untuk selalu memotong kuku. Selain bisa menjadi tempat menumpuknya kotoran dan sarang bakteri, kuku yang panjang bisa melukai organ reproduksimu yang sensitif.

• Masturbasi dengan alat yang tidak aman
Selain mencuci tangan, kamu juga sebaiknya mencuci alat bantu lainnya, seperti vibrator, dildo, cincin penis, dan sebagainya. Pakailah sabun antibakteri dan air hangat saat mencuci alat bantu (Dweck & Westen, 2017). Kalau perlu, lapisi dulu dengan kondom.
Hindari menggunakan alat bantu yang tidak aman dan bukan ditujukan untuk digunakan secara seksual. Buah-buahan, sayur-sayuran, botol, ataupun penyedot debu bukanlah untuk masturbasi. Jangan sampai kamu harus dirujuk ke UGD karena ‘kecelakaan’ konyol akibat masturbasi.

Baca juga: 4 Mitos dan Fakta Menarik Mengenai Masturbasi

• Masturbasi hingga melukai organ reproduksi
Meskipun tidak memiliki tulang, penis bisa patah akibat masturbasi (Savas, Efesoy, et al., 2012), khususnya jika dilakukan dengan kasar. Vulva dan vagina pun bisa lecet karena masturbasi yang terlalu keras. Usahakan agar hal ini tidak terjadi pada kamu, ya!

• Menggunakan pelumas yang salah
Pelumas berbahan dasar minyak nggak boleh digunakan dengan kondom berbahan dasar lateks. Pelumas berbahan dasar silikon nggak boleh digunakan bersamaan dengan alat bantu yang terbuat dari silikon juga (Dweck & Westen, 2017). Dalam kedua kasus tadi, pelumas berbahan dasar air lebih aman digunakan. Selain itu, jangan menggunakan benda-benda yang bukan pelumas, seperti mentega, minyak pijat, minyak makan, minyak tawon, dan sebagainya, karena bisa berdampak buruk bagi organ reproduksimu.

Berencana Squad, itulah beberapa kesalahan yang bisa terjadi saat masturbasi. Mudah-mudahan dengan mengetahuinya, kamu bisa menghindari kesalahan-kesalahan tersebut. Kalau masih kurang jelas atau ada pertanyaan, kamu boleh menghubungi Berani Berencana melalui:

- WhatsApp Chat: https://wa.me/6281113104512
- Line Chat: line://ti/p/@hxe5510a
- Webchat: available di situs Berani Berencana
Semua yang kamu sampaikan akan dijamin kerahasiaannya. Yuk, konsultasi ke Berani Berencana!

KOMENTAR


idp2019 , 2019-07-01 16:57:36.556525

wah, sangat bermanfaat sekali infonya. Terima kasih berani berencana :)

Reply


RELATED ARTICLE

#TakeCTRL with Berani Berencana




Berani Berencana


Sebuah program edukasi anak muda untuk #TakeCTRL masa depan
dan lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. Cari tahu lebih lanjut
dan konsultasikan masalah kesehatan reproduksimu sekarang melalui
media di bawah ini: