4 Langkah Membersihkan Penis


Kunyit

Berencana Squad, kamu tentunya sudah sering mendengar mengenai pentingnya menjaga organ reproduksi agar tetap higienis setiap harinya. Pada laki-laki, ini berarti kamu harus tahu cara membersihkan penis yang baik dan benar. Sekilas, sepertinya ini merupakan sesuatu yang mudah. Tapi menurut sebuah studi, 4% laki-laki yang disunat dan 26% laki-laki yang nggak disunat ternyata memiliki tingkat kehigienisan organ reproduksi yang rendah (O’Farrel et al., 2005). Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman soal topik yang satu ini. Biar kamu nggak ikut bertanya-tanya, kita bahas bareng ya!

Mengapa kita perlu menjaga kebersihan penis? 

• Mencegah perkembang-biakan bakteri, jamur, dan mencegah terjangkit berbagai penyakit

• Mencegah menumpuknya smegma dan bau nggak sedap

• Agar penis tetap terasa nyaman

• Agar kualitas hubungan seksual dan kesehatan pasangan tetap terjaga

Gimana sih langkah-langkah membersihkan penis?

1. Mencuci penis

Cucilah batang penis dengan air bersih setiap hari saat kamu sedang mandi. Kalau perlu, gunakan air hangat. Selain itu, jangan lupa untuk membersihkan pangkal penis serta testikel, karena kedua bagian ini sering berkeringat dan berbau nggak sedap (nhs.uk).

2. Membersihkan area di bawah kulit kulup

Jika kamu memiliki penis yang tidak disunat, tarik sedikit kulit kulup, yaitu kulit bagian terluar di kepala penis. Kemudian, bersihkan bagian dalam penis agar tidak ada kotoran dan smegma yang menumpuk. Smegma adalah pelumas alami yang biasanya ditemukan pada kepala penis dan di bawah kulit (nhs.uk). Memiliki smegma bukan tanda dari infeksi menular seksual (IMS), tetapi jika tidak dibersihkan, smegma dapat menimbulkan bau, mengeras, dan menyebabkan iritasi (Lentz, 2017; healthline.com). Smegma yang mengeras juga bisa membuat kamu kesulitan menarik kulit kulup sehingga menjadi sarang bakteri dan berisiko memicu penyakit balanitis (nhs.uk). Jangan menarik kulit kulup apabila smegma sudah mengeras karena dapat melukai dan menyebabkan infeksi. Selain itu, hindari penggunaan cotton swab untuk membersihkan smegma. Konsultasikan pada dokter jika memang kamu kesulitan membersihkan smegma.

3. Menggunakan sabun yang lembut dan tidak mengandung parfum 

Pilih sabun yang tidak mengandung parfum serta ramah terhadap kulit sensitif. Kamu juga bisa menggunakan krim sorbolene dan glycerine yang biasanya banyak dijual di apotek sebagai alternatif pengganti sabun untuk membersihkan penis (Royal Adelaide Hospital, Balanitis & Foreskin Hygiene Brochure). Hindari menggosok-gosok penis dengan keras agar kulit penis tidak mengalami iritasi (Lentz, 2017; healthline.com). Setelah disabun, bersihkan sisa sabun dengan teliti.

4. Mengeringkan penis

Pastikan bahwa handuk tidak dalam kondisi lembab sebelum digunakan. Basuh penis dengan handuk secara perlahan hingga benar-benar kering. Kalau perlu, berdirilah di depan kipas selama 10 menit atau gunakan hair dryer dengan suhu rendah (Royal Adelaide Hospital, Balanitis & Foreskin Hygiene Brochure). Jemurlah handuk sehabis pakai.

Berencana Squad, begitulah langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk membersihkan penis. Dengan menyelipkan keempat langkah tadi dalam rutinitas sehari-hari, kamu akan merasa lebih nyaman serta terhindar dari berbagai penyakit. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke @BeraniBerencana jika kamu masih bingung, ya!

 

KOMENTAR


idp2019 , 2019-07-01 16:57:36.556525

wah, sangat bermanfaat sekali infonya. Terima kasih berani berencana :)

Reply

, 2019-11-16 07:21:37.426425

ini situs apa ya?

Reply


RELATED ARTICLE

#TakeCTRL with Berani Berencana




Berani Berencana


Sebuah program edukasi anak muda untuk #TakeCTRL masa depan
dan lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. Cari tahu lebih lanjut
dan konsultasikan masalah kesehatan reproduksimu sekarang melalui
media di bawah ini: