Efektifkah Postpil sebagai Alat Kontrasepsi Darurat? Cek Disini!






Di antara sekian banyak alat kontrasepsi, Postpil mungkin nggak terlalu familiar seperti suntik KB, IUD, implan, dan juga kondom. Nah, Postpil sendiri, kerap juga disebut dengan nama kontrasepsi darurat atau kondar atau morning pill.

Meskipun banyak orang yang beranggapan kalau Postpil ini sama dengan pil aborsi. Nyatanya, apabila sudah terjadi kehamilan, Postpil tidak dapat mengganggu perkembangan janin dan tidak dapat menggugurkan janin. Jadi jangan salah kaprah ya..

Biar kamu nggak salah persepsi dan termakan sama mitos-mitos yang beredar, sebaiknya kenali lebih jauh tentang Postpil melalui penjelasan ini. Langsung saja, here we go!

Cara Kerja Postpil

Postpil punya cara kerja yang serupa sama pil KB yakni mencegah pembuahan. Bedanya, Postpil mengandung hormon progesteron dengan dosis yang lebih tinggi ketimbang pil KB. Satu buah Postpil setara dengan lima pil KB regular berhormon kombinasi.

Alat kontrasepsi darurat yang satu ini secara spesifik berguna untuk mengentalkan lendir pada rahim, sehingga sperma akan sulit untuk menembus rahim. Dengan begitu, probabilitas terjadinya pembuahan juga akan menurun.

For your information, pembuahan bisa terjadi selama 120 jam (5 hari) usai sperma masuk ke rahim wanita. Selama itu pula Postpil akan bekerja mencegah terjadinya pembuahan tersebut. Jadi, kalau kamu meminum pil ini lebih cepat, maka efektivitasnya akan semakin tinggi.

Efektivitas Postpil

Karena kadar hormon progesteron yang tinggi, maka efektivitas dari Postpil juga lebih tinggi ketimbang pil KB biasa. Nah, menurut penelitian oleh Rodrigues, Grou, dan Joly efektivitasnya sendiri adalah 87% sampai 90% kalau kamu mengonsumsinya maksimal 72 jam atau tiga hari setelah melakukan hubungan seksual tanpa pengaman.

Tapi, kalau kamu mengonsumsi setelah 3 hari hingga 5 hari atau selambat-lambatnya 120 jam setelah melakukan hubungan seksual, maka efektivitasnya bisa menurun jadi sekitar 67% sampai 72% saja. Meskipun efektivitasnya masih tinggi, tapi kamu sebaiknya tidak menunda terlalu lama karena perbedaan efektivitas yang terlalu signifikan.

Akan tetapi, peluang terjadi kehamilan setelah minum Postpil tetap ada. Apalagi kalau kamu sedang dalam masa subur. Meski begitu, dalam banyak penelitian, tingkat kegagalan Postpil hanya 0,1% aja. (Trussel et al.,2018)

Efek Samping Postpil

Sebagai alat kontrasepsi, Postpil juga memiliki sejumlah efek samping yang perlu kamu perhatikan seperti risiko perdarahan, perubahan suasana hati, mual, dan sebagainya. Maka dari itu, sebenarnya, Postpil tidak direkomendasikan untuk penggunaan secara regular. Untuk kontrasepsi harian, kamu lebih disarankan memakai Pil KB, KB Suntik, IUD, Implan ataupun kondom aja.

Rumor yang Salah Tentang Postpil

Dikarenakan Postpil belum terlalu familiar sebagaimana alat kontrasepsi lainnya, maka kerap ada rumor negatif tentangnya. Diantaranya:

  1. Postpil bukan pil aborsi

Rumor ini sudah jelas salah ya, Berencana Squad! Pasalnya, Postpil ini nggak akan membatalkan kehamilan yang sudah terjadi, melainkan cuma mencegah kehamilan yang belum terjadi. Apabila terjadi kehamilan, Postpil tidak akan mengganggu perkembangan janin ya. (Dweck & Western, 2017).

  1. Postpil diminum oleh orang yang sering gonta-ganti pasangan

Rumor ini juga nggak benar, soalnya, pengguna Postpil merupakan orang dengan latar belakang yang beda-beda. Baik dari pasutri yang mengalami kebocoran pada kondom, perempuan yang lupa mengonsumsi pil KB, sampai korban pelecehan seksual.

Jadi, kamu nggak boleh langsung berasumsi negatif sama orang-orang yang pakai kontrasepsi darurat yang satu ini.

  1. Setelah minum Postpil lalu berhubungan seksual lagi, nggak akan terjadi kehamilan

Seperti yang sudah dijelaskan, Postpil cuma bisa bekerja selama 5 hari saja. Jadi semisal kamu berhubungan seks lagi 1 hari setelah minum Postpil, maka kamu harus mengulang kembali meminumnya dari awal untuk mendapatkan perlindungan yang maksimal (Hill, 2019).

Sekarang sudah cukup jelas informasi tentang Postpil ini? Sudah nggak ada kesalah-pahaman lagi, kan? Setidaknya, kamu sudah punya gambaran umum dan tidak jadi korban hoax dari informasi yang nggak valid. Kalau kamu masih punya pertanyaan terkait postpil, silakan langsung konsultasi dengan Berani Berencana konselor melalui whatsapp Berani Berencana di nomor 0811-1-3900-527 atau klik link https://bit.ly/beraniberencanawhatsapp.

KOMENTAR



RELATED ARTICLE