Efek Samping Kontrasepsi: IUD Menurunkan Gairah Bercinta, Masa Iya?






Berencana Squad, salah satu hal yang sering jadi kekhawatiran anak muda ketika mencegah kehamilan adalah efek samping kontrasepsi. Pengen ‘ena-ena’ dengan aman, tapi kok kalau pakai kontrasepsi kesannya banyak banget efek sampingnya, yah? Apalagi, kalau kontrasepsi bisa memengaruhi hasrat seksual. Nah, kali ini Berani Berencana akan membahas mengenai benar-tidaknya kabar bahwa IUD tembaga bisa menurunkan gairah bercinta. Kira-kira, ini mitos atau fakta, ya?

Baca juga: Efek Samping Kontrasepsi Pil KB Bikin Rahim Kering? Ini Penjelasannya

IUD tembaga merupakan alat kontrasepsi jangka panjang yang bersifat non-permanen. Ukurannya mungil, bentuknya menyerupai huruf T, dan biasanya ditempatkan di dalam rahim oleh dokter atau bidan. Meskipun tidak mengandung hormon apapun, IUD tembaga 99,2% efektif mencegah kehamilan (Hill, 2019). Cara kerjanya adalah dengan mengeluarkan ion-ion tembaga yang aman bagi tubuh namun toksik bagi sperma. Jadi, meskipun sperma sudah masuk melalui vagina, sperma akan mati begitu tiba di dalam rahim. Akibatnya, sel telur nggak dibuahi, sehingga tidak terjadi kehamilan.

IUD tembaga banyak dipilih perempuan sebagai kontrasepsi karena praktis banget. Pemasangannya singkat dan sama sekali nggak membutuhkan operasi. Sekali pasang, perlindungannya bisa bertahan hingga 10 tahun, tergantung dari jenis IUD yang dipilih. Jadi, IUD memang sangat cocok untuk orang-orang yang nggak mau repot bolak-balik memikirkan kontrasepsi. Pengen copot sebelum masa perlindungannya berakhir? Bisa juga, kamu tinggal mengatur jadwal aja untuk pelepasan IUD dengan bantuan dokter atau bidan. Jadi, kalaupun kamu berubah pikiran di tengah jalan dan ingin segera punya anak, kamu tetap bisa melakukannya.

Masalahnya, karena topik pembahasan mengenai kontrasepsi masih tabu, banyak yang masih takut mencoba menggunakan IUD tembaga karena khawatir akan efek samping kontrasepsi berupa hasrat seksual yang menurun. Padahal, ini ternyata cuma mitos, gengs! Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Higgins, Sanders, Palta dan Kurok (2016) dalam jurnal internasional Obstetrics & Gynecology ditemukan bahwa pemakaian IUD tembaga tidak menurunkan gairah bercinta. Baik performa maupun tingkat kepuasan seksual tetap bertahan meskipun partisipan sudah menggunakan IUD tembaga selama 3 bulan. Selain itu, tim peneliti tersebut juga menemukan adanya manfaat tambahan, di mana partisipan-partisipan dalam penelitian jadi merasa lebih lega ketika berhubungan seks, punya kendali atas tubuh sendiri, dan tidak khawatir akan risiko kehamilan. Jika sebelumnya terkadang mereka takut ‘kebobolan’, sekarang udah ‘plong’ aja gitu, gengs!

Jadi, nggak perlu ragu untuk menggunakan IUD tembaga sebagai metode kontrasepsi. Yang penting, lakukanlah konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau bidan untuk mengetahui kecocokan kondisi kesehatanmu dengan IUD tembaga. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan keputusan yang terbaik bagi kehidupan seksual dan kesehatan reproduksimu.

Baca juga: Mual karena Efek Samping Kontrasepsi Pil KB, Gimana Mengatasinya?

Berencana Squad, itulah sekilas pembahasan mengenai rumor efek samping IUD tembaga yang dianggap bisa membuat gairah bercinta menurun. Mudah-mudahan kamu jadi lebih tercerahkan dan tidak lagi bingung membedakan mitos dengan fakta, ya! Selain itu, kalau kamu masih punya pertanyaan mengenai efek samping kontrasepsi lainnya, kamu boleh menghubungi Berani Berencana melalui:

- WhatsApp Chat: WhatsApp Berani Berencana

- Line Chat: Line Berani Berencana

- Webchat: available di situs Berani Berencana

Segala informasi yang kamu sampaikan akan dijaga kerahasiaannya. Yuk, konsultasi ke Berani Berencana!

KOMENTAR



RELATED ARTICLE