4 Mitos Salah Soal Jenis Alat Kontrasepsi Implan






“Eh, kamu beneran nunda pake KB susuk? Nggak takut??? Katanya itu juga bisa bikin gendut, loh! Bisa bikin jerawatan juga!”

Pernah dengar komentar-komentar seperti ini terhadap pilihan kontrasepsi kamu? Rumor terkait kontrasepsi memang banyak banget, Berencana Squad! Di antara berbagai kontrasepsi yang tersedia, salah satu jenis alat kontrasepsi yang banyak disalahpahami adalah KB susuk alias implan. Berikut 4 mitos terkait KB implan yang ternyata sama sekali tidak didukung oleh fakta.

Baca juga: Pasang Implan, Cuma Beberapa Menit, Lho!

  • “Implan bisa berpindah tempat ke bagian tubuh lainnya.” = Mitos!

Implan merupakan jenis alat kontrasepsi hormonal seukuran batang korek api yang dimasukkan ke bawah permukaan kulit lengan bagian atas oleh dokter atau bidan. Implan yang sudah dipasang di lengan nggak bakal tiba-tiba pindah ke perut, paha, atau muka, gengs, jadi nggak perlu takut! Menurut penelitian, posisi implan biasanya relatif tetap, kalaupun ada yang bergeser sedikit hanya maksimal 2 cm dari posisi awalnya saja karena efek dari gerakan pada otot (Ismail, Mansour & Singh, 2006).

  • “Implan harus dipakai selama 3 tahun.” = Mitos!

Implan memang jenis alat kontrasepsi jangka panjang yang bisa bertahan hingga 3 tahun, namun kalau mau dilepas lebih dulu juga boleh banget, kok! Siapa tahu, di tahun ke-2 kamu berubah pikiran dan ingin segera memulai program hamil. Kebebasan untuk menentukan kapan kamu ingin menyudahi upaya pencegahan kehamilan ada pada tangan kamu. Cara melepasnya, kamu tinggal berkunjung lagi ke dokter atau bidan untuk meminta implan dikeluarkan. Setelah itu, program hamil bisa langsung dimulai. Sebaliknya, kalau kamu mau terus menggunakan implan setelah 4 tahun, implan bisa dikeluarkan terlebih dahulu, kemudian diganti dengan yang baru.

  • “Implan membuat gemuk.” = Mitos!

Secara umum, memakai implan nggak memengaruhi berat badan. Kalaupun ada pengguna implan yang berat badannya naik, ada banyak kemungkinan faktor lain yang menyebabkannya. Pasca remaja, orang dewasa muda memang mudah mengalami kenaikan berat badan hingga 0,9 kg setiap tahunnya. Ini merupakan fenomena yang disebut dengan age-related weight gain alias peningkatan berat badan karena faktor usia (Bertz, Pacanowski & Levistky, 2015). Untuk mencegahnya, lakukan olahraga secara teratur, terapkan pola makan yang sehat, dan tidurlah secukupnya.

  • “Memasang dan melepas implan itu sakit.” = Mitos!

Sebelum implan dimasukkan dengan menggunakan alat khusus, dokter atau bidan akan menggunakan anestesi lokal (obat bius) di bagian lengan, sehingga tidak akan ada rasa sakit. Proses yang sama juga akan dilakukan bila implan dilepas. Jadi, nggak perlu takut sakit, ya! Kalau memang kamu masih belum berani, coba deh, minta bantuan pasangan atau keluarga untuk menemani, sehingga kamu pun bisa merasa lebih nyaman. Kamu juga bisa mengajak dokter atau bidan mengobrol terlebih dahulu untuk mengurangi ketakutan ini.

Baca juga: Ini Dia 7 Keuntungan Menggunakan Implan Sebagai Alat Kontrasepsi

Berencana Squad, itulah 4 mitos yang sering muncul mengenai implan. Selain itu, kalau kamu masih punya pertanyaan mengenai jenis alat kontrasepsi lainnya, kamu boleh menghubungi Berani Berencana melalui:

- WhatsApp Chat: WhatsApp Berani Berencana

- Line Chat: Line Berani Berencana

- Webchat: available di situs Berani Berencana

Segala informasi yang kamu sampaikan akan dijaga kerahasiaannya. Yuk, konsultasi ke Berani Berencana!

KOMENTAR



RELATED ARTICLE